DISKUSI BELA NEGARA, UMK DAN PWM SAMBUT UNHAN

Bela Negara menjadi fokus pembahasan dari Pertemuan Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK) bersama Universitas Pertahanan (UNHAN) dalam diskusi yang bertempat di ruang rapat senat UMK, Rabu 26/2/20).

Didampingi oleh Sesprodi Peperangan Asimetris Fakultas Strategi Pertahanan, Kolonel Caj. Dr. Surryanto D.W, M.H., MM., mahasiswa peserta Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN) disambut langsung oleh Rektor UMK, Amir Mahmud, S.Pi.,MP., bersama Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Tenggara, Dr. Muh. Alifuddin, M.Ag.

Kunjungan UNHAN adalah bagian dari penelitian mahasiswa Pascasarjana yang mengikuti kegiatan KKDN tersebut, dan organisasi Muhammadiyah menjadi salah satu tujuan dalam rangkaian kunjungan yang dilakukan, dan UMK memfasilitasi hal tersebut.

Dalam pertemuan tersebut, Dr. Alifuddin menjelaskan, Bela Negara telah dilakukan UMK dan menjadi materi dalam setiap pengkaderannya, mulai dari tingkat siswa, mahasiswa, dan pemuda Muhammadiyah selalu mengangkat Bela Negara pada pengajian yang selalu dilakukan oleh Muhammadiyah.

Lebih lanjut, Dr. Alifuddin mengemukakan bahwa apabila Negara memanggil untuk membela Negara, Muhammadiyah sangat siap akan hal tersebut, akan tetapi perlu diketahui bahwa Sultra merupakan salah satu provinsi paling aman di Indonesia dari kelompok-kelompok ekstrimis, jelasnya.